Senin, 06 April 2020

Dermawan Di Tengah COVID-19


Dermawan di Tengah Covid-19
Oleh : Epran


Gambar 1. Covid-19

Akhir-akhir ini dunia digemparkan dengan hadirnya covid-19. Salah-satu makhluk Allah yang sangat kecil namun sangat ditakuti oleh manusia karena dapat mengakibatkan kematian.  Saat ini beberapa negara di dunia sudah menerapkan lockdown untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di negara tersebut seperti, Italia, Amerika Serikat, China, dan sebagainya. Termasuk beberapa kota di Indonesia yang telah menerapkan lockdown seperti halnya, Jakarta. Pemerintah Indonesia telah memerintahkan dan menganjurkan setiap rakyatnya untuk stay at home (menetap di rumah), tidak keluar rumah jika bukan karena alasan yaang sangat penting.

Gambar 2. Pembagian sembako kepada masyarakat


Gambar 3. Seorang nenek yang menerima sembako

Disaat seperti ini, uluran dan bantuan dari pemerintah sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Bukan hanya itu saja, kasih sayang dan perhatian juga sangat diperlukan antar sesama. Dengan adanya pandemi ini, sangat bisa terjadi pendapatan masyarakat menjadi berkurang.  Melihat kebutuhan masyarakat semakin meningkat dan kebijakan semi lockdown ini berlanjut, maka dari itu peran dari para dermawan sangat dibutuhkan. Saat ini sangat banyak masyarakat yang terkena dampak dari covid-19. Semoga kita menjadi orang yang mempermudah kesulitan orang lain. Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda : “Barang siapa yang mempermudah kesulitan orang lain, maka Allah Ta’ala akan mempermudah urusannya di dunia dan di akhirat” (Hadist Riwayat: Muslim No. 2699).

Gambar 3. Pembagian sembako di daerah Bentiring, Kota Bengkulu

Alhamdulillah,  penulis berkesempatan untuk membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Sembako tersebut bukanlah dari penulis langsung hehehe, melainkan dari 1 keluarga yang dermawan. Keluarga tersebut sudah Allah Ta’ala cukupkan rezekinya di dunia. Dengan adanya keadaan seperti ini, keluarga tersebut berencana agar keadaan ini menjadi ladang pahala bagi mereka. Tidak hanya doa yang dipanjatkan, namun uluran tangan berupa bantuan pangan/sembako juga disalurkan keluarga tersebut kepada masyarakat sekitar. Keluarga tersebut berkata kepada penulis, “bahwasanya bukan seberapa banyak yang diberikan, namun seberapa besar keikhlasan kita membantu sesama di tengah keadaan yang mencekam seperti saat ini.” Sungguh kalimat yang menyentuh hati.

Sudah sepantasnya yang besar melindungi yang kecil. Yang kaya mengasihi yang miskin. Harapannya, kita semua dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang lain. Mari kita panjatkan doa dan berharap kepada Sang Penguasa agar pandemi ini segera berakhir. Aamiin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar