Selama Ini Kemana ?
Oleh : Epran
Ketika
bencana melanda, manusia berbondong-bondong ke status hamba. Selama ini kemana
?
Sehari tak jumpa aku rasa ada yang berbeda. Sepekan
tak jumpa hati ini mulai gelisah. Entah bagaimana jika terlalu lama tak jumpa.
Jika tak berjumpa di dunia yang fana, aku harap dapat bersua di taman-taman
surga. Aku berharap kepada kita semua, agar dapat megambil hikmah dari sekian
banyak bencana yang melanda. Aku berharap kepada sang Penguasa agar tetap
membersamai langkah ketika kenikmatan dunia yang sangat menggoda. Apa ingin
dikata, kita hanya memegang status hamba yang kelak akan kembali pada-Nya.
Ketika
bencana melanda, manusia berbondong-bondong ke status hamba. Selama ini kemana
?
Akhir-akhir
ini dunia digemparkan dengan hadirnya covid-19. Salah-satu makhluk Allah yang
sangat kecil namun sangat ditakuti oleh manusia karena dapat mengakibatkan
kematian.
Saat ini beberapa negara di dunia sudah menerapkan lockdown untuk memutus mata rantai penyebaran
covid-19 di negara tersebut seperti, Italia, Amerika Serikat, China, dan
sebagainya. Termasuk beberapa kota di Indonesia yang telah menerapkan lockdown seperti halnya, Jakarta.
Pemerintah Indonesia telah memerintahkan dan mengajurkan setiap rakyatnya untuk
stay at home (menetap di rumah), tidak keluar rumah jika bukan karena alasan
yaang sangat penting . Kita dirundung ketakutan dikarenakan penyakit yang
disebabkan covid-19 tersebut. Namun kita
lupa, bahwasanya ada penyakit yang lebih berbahaya, yaitu penyakit Al-Wahn.
Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda : “Hampir tiba masanya kalian diperebutkan seperti sekumpulan
pemangsa yang memperebutkan makanannya.” Maka seseorang bertanya: ”Apakah
karena sedikitnya jumlah kita?” ”Bahkan kalian banyak, namun kalian seperti
buih mengapung. Dan Allah telah mencabut rasa gentar dari dada musuh kalian
terhadap kalian. Dan Allah telah menanamkan dalam hati kalian penyakit
Al-Wahn.” Seseorang bertanya: ”Ya Rasulullah, apakah Al-Wahn itu?” Nabi
shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: ”Cinta dunia dan takut akan kematian.” (HR Abu Dawud 3745).
Mari bersama-sama kita perbaiki iman kita kepada sang Penguasa.
Mari kita ambil hikmah yang tersimpan dari bencana yang melanda. Sejatinya,
kita diberikan Sang Pencipta akal untuk berfikir tentang kebesaran-Nya. Dan
Covid-19 adalah salah-satu tanda-tanda kebesaran-Nya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar